HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PEMAHAMAN SAKRAMEN PERKAWINAN DENGAN TINGKAT KEHARMONISAN KELUARGA PASANGAN KATOLIK DI LINGKUNGAN PAROKI SANTO YUSUP GEDANGAN SEMARANG

RELATIONSHIP BETWEEN LEVEL OF MARRIAGE SACRAMENT UNDERSTANDING WITH LEVEL OF PHARMACEUTICAL FAMILY OF CATHOLIC COUPLE IN THE PAROKI SANTO ENVIRONMENT YUSUP GEDANGAN SEMARANG

Undergraduate Theses from / 2018-11-19 10:43:04
Oleh : Maria Angli Magi Rambu Fernandez (angli3995@gmail.com)
Dibuat : 2018-11-19, dengan 0 file

Keyword : pemahaman, sakramen perkawinan, keharmonisan
Url : http://dalamislam.com/hukum-islam/pernikahan/hukum-pernikahan https://piyyah99myblog.wordpress.com/2012/10/07/undang undanghukumperkawinan-di-indonesia/, 4 april 2017 pukul :04:10 (http://etheses.uin-malang.ac.id/2258/6/08410049_Bab_2.pdf ). 4 juli pukul 14:16
Sumber pengambilan dokumen : Lani, Eni, Sinubyo. 2012. YouCat: katekismus popular. Yogyakarta: Kanisius

Bakker. 1988.Ajaran iman Katolik dua. 23 Yogyakarta: Kanisius

Budi. 2013. Tanya Jawab Seputar Hukum Kanonik. Yogyakarta: Pustaka
Nusantara

KWI,.200. Katekismus gereja Katolik. Nusa Indah: Ende

Bria. 2010 pastoral perkawinan gereja katolik menurut kitab hukum kanonik 1983 40 Yogyakarta: Yayasan pustaka nusantara

Abstrak
Persentasi permasalahan perkawinan katolik di Gereja Santo Yusuf Gedangan Semarang, menunjukkan data: pernikahan beda gereja 36,13% kasus, ditinggal pasangan 47,89% kasus, keluarga bermasalah 13,44% kasus, dan pisah ranjang 2,52% dari total perkawinan 2015 pasangan. Sakramen perkawinan yang sedianya sebagai tanda dan sarana keselamatan Allah bagi pasangan suami-istri Katolik masih belum dipahami secara maksimal dalam hidup berkeluarga. Responden berasal dari tiga lingkungan dengan jumlah 26 pasangan. Uji korelasi r2 untuk mengetahui besarnya hubungan tingkat pemahaman sakramen perkawinan dengan tingkat keharmonisan keluarga. Hasil penelitian dengan uji korelasi r2 Pearson dengan exel sebesar 11,29%. Artinya ada hubungan yang sangat kecil antara tingkat pemahaman sakramen perkawinan dan tingkat keharmonisan pasangan Katolik. Penyebab rendahnya hubungan antara tingkat pemahaman sakramen perkawinan dan tingkat keharmonisan pasangan adalah 1) rendahnya bimbingan pasangan suami istri 2) kursus persiapan perkawinan yang kurang cukup, 3) kurangnya komunikasi yang lebih intim dengan pasangan, dan 4) perlunya perhatian pasangan. Upaya yang dilakukan pembinaan perkawinan adalah terjalinnya komunikasi yang lebih intim, inisiatif penyelesaian persoalan, sikap realistis serta tidak berekspetasi tinggi tentang kehidupan perkawinan yang sempurna. Saran: perlu peningkatan pemahaman perkawinan dan penelitian lanjutan hingga peroleh korelasi yang lebih tinggi.

Deskripsi Alternatif :

Abstract
The percentage of Catholic marriage problems in the Church of Santo Yusuf Gedangan, Semarang, shows data: church-wide marriages 36.13% of cases, 47.89% couples left cases, problematic families 13.44% cases, and separated beds 2.52% of total 2015 marriages partner. The sacrament of marriage which is supposed to be a sign and means of God's salvation for Catholic couples is still not fully understood in family life. Respondents came from three environments with 26 pairs. R2 correlation test to determine the magnitude of the relationship between the level of understanding of the sacrament of marriage and the level of family harmony. The results of the study were Pearson r2 correlation test with exel of 11.29%. This means that there is a very small relationship between the level of understanding of the marriage sacrament and the level of harmony of the Catholic couple. The cause of the low relationship between the level of understanding of the marriage sacrament and the level of harmony of the spouse is 1) the low guidance of the married couple 2) the inadequate marriage preparation course, 3) the lack of more intimate communication with the spouse, and 4) the need for partner care. The efforts carried out by marital development are the establishment of more intimate communication, problem solving initiatives, realistic attitudes and high expectations about a perfect marriage life. Suggestion: need to increase marital understanding and further research to obtain a higher correlation.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher
Organisasi
Nama Kontak
Alamat
Kota
Daerah
Negara
Telepon
Fax
E-mail Administrator
E-mail CKO

Print ...

Kontributor...

  • Dr. Hartutik, M.Pd, Editor: Maria Angli Rambu Magi Fernandez